Arsip Tag: Aktivitas

Mengenal Google My Activity dan Cara Menggunakannya

Flclux-Samson, Jakarta – Sebagai salah satu raksasa di bidang teknologi, Google terus melakukan inovasi yang diklaim dapat mempermudah aktivitas dan pekerjaan manusia. Salah satunya adalah peluncuran fitur Google Aktivitas Saya oleh Google. apa itu?

Dilansir dari Support.google.com, Google Aktivitas Saya merupakan hub untuk melihat dan mengelola aktivitas Internet seperti data riwayat pencarian, halaman yang dikunjungi, dan video yang dilihat.

Data ini mencakup tindakan seperti penelusuran yang Anda lakukan di Google, situs web yang Anda kunjungi menggunakan browser Chrome, video yang Anda tonton di YouTube, tempat yang Anda kunjungi berdasarkan riwayat lokasi, dan bahkan penelusuran suara yang Anda lakukan menggunakan Asisten Google. Pada dasarnya, Google Aktivitas Saya mengumpulkan riwayat komprehensif interaksi digital pengguna di seluruh ekosistem Google.

Dikutip dari Rehack.com, Google mengumpulkan data ini karena berbagai alasan. Alasan umumnya adalah data dapat membantu mereka lebih memahami apa yang menjadi perhatian dan pencarian konsumen.

Dengan cara ini, Google dapat meningkatkan layanan perekamannya dan membuatnya lebih relevan bagi pengguna. Melacak aktivitas pengguna juga membantu Google mematuhi persyaratan hukum dan melindungi pengguna dari penipuan dan penyalahgunaan.

Cara menggunakan Google Aktivitas Saya

Dilansir dari Alltehcmagazine.com, penggunaan Google Aktivitas Saya bisa dilakukan langsung melalui pengaturan Akun Google. Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka peramban

Akses Google melalui komputer atau ponsel.

2. Buka Pengaturan Akun Google

Ketik “Akun Google” di bilah pencarian atau kunjungi https://myaccount.google.com. Atau bisa langsung ke https://myactivity.google.com/myactivity

3. Pilih menu Data dan Privasi

Setelah Anda berhasil masuk ke pengaturan akun Google Anda, Anda akan dihadapkan pada beberapa pilihan menu. Pilih menu Data dan privasi dan klik

4. Akses “Aktivitas Saya”.

Di menu Data & Privasi, Anda akan melihat beberapa opsi terkait data dan privasi. Temukan menu yang bertuliskan “Aktivitas dan Timeline”, lalu klik menu tersebut.

5. Lihat aktivitas Anda

Di menu “Aktivitas dan garis waktu”, Anda akan melihat beberapa riwayat aktivitas Google. Anda akan menemukan kategori seperti “Aktivitas Web & Aplikasi”, “Riwayat Lokasi”, dan banyak lagi. Level ini bervariasi tergantung pada apa yang Anda lakukan di Akun Google Anda.

6. Carilah aktivitas khusus

Untuk menelusuri riwayat aktivitas Anda, klik kategori spesifik yang Anda minati. Misalnya, Anda dapat mengklik “Aktivitas Web & Aplikasi” untuk melihat riwayat penelusuran dan situs web yang Anda kunjungi.

7. Mengatur atau menghapus operasi

Tergantung pada kategorinya, Anda mungkin dapat meninjau, mengelola, atau menghapus item tertentu dari riwayat aktivitas Anda. Ini memberi Anda kendali atas data yang disimpan.

8. Tetapkan pengaturan

Di beberapa kategori Anda akan menemukan beberapa opsi untuk mengelola pengaturan aktivitas. Di menu ini, Anda dapat memblokir aktivitas Google Saya, mengaktifkan hapus otomatis, atau mengonfigurasi preferensi akun Google Anda.

Pilihan Editor: Cara Menghentikan Google Mengetahui Lokasi Anda

Google kecewa dengan seruan CPU untuk memonopoli sistem pembayaran Play Store. Baca selengkapnya

KPPU menduga dua raksasa teknologi, PT Shopee International Indonesia dan PT Google Indonesia, beroperasi secara monopoli. Baca selengkapnya

CEO IT Institute Indonesia Hiro Satadi menilai masih banyak hal penting seputar teknologi informasi yang belum dibahas dalam debat calon presiden. Baca selengkapnya

Jatuh adalah penyebab utama cedera dan kematian lainnya. Aktivitas fisik ringan dikaitkan dengan penurunan risiko jatuh pada lansia. Baca selengkapnya

Tujuan dari penangguhan adalah untuk melindungi masyarakat dari kemungkinan kerugian dan memberikan kepastian hukum kepada badan usaha di bidang PBK. Baca selengkapnya

Google Maps menggunakan AI sintetis untuk merekomendasikan tempat berdasarkan preferensi pengguna. Ini juga dapat digunakan untuk kata-kata yang ambigu. Baca selengkapnya

Debat final Pilpres 2024 antar calon presiden digelar Minggu malam, 4 Februari 2024. Salah satu topiknya adalah teknologi informasi. Baca selengkapnya

Headset Vision Pro VR/AR bisa menjadi perangkat Apple pertama yang memanfaatkan teknologi Deep Natural Incognito. Baca selengkapnya

Google melalui Google Generation Scholarship (APAC) akan membuka beasiswa khusus perempuan pada awal tahun 2024. Baca selengkapnya

Pada tahun 2045, saat Indonesia menginjak usia 100 tahun, target kecepatan Internet 765 Mbps diungkap oleh Menteri Informasi dan Komunikasi Budi Ari Setiadi.